Ecoprint merupakan sebuah teknik mencetak yang berkaitan dengan bahan-bahan alami. Teknik ini membutuhkan banyak media berupa tumbuhan, seperti daun, bunga, ranting hingga akar. Motif-motif yang dibuat berkaitan dengan lekuk dan bentuk dari tumbuhan yang digunakan.
Usaha ecoprint khas lereng Gunung Merapi ini berdiri pada akhir tahun 2020 ketika pihak TNGM mengadakan pelaithan ecoprint untuk masyarakat. Pada mulanya, pelatihan ecoprint diberikan kepada kelompok masyarakat lereng Gunung Merapi, tetapi tidak semua kelompok masyarakat berminat untuk melanjutkan pelatihan. Oleh karena itu, terbentuklah kelompok Masyarakat yang berminat melanjutkan pelatihan tersebut. Kelompok ini dinamai Kelompok Kreatif Acacia yang saat ini terdiri dari 7 orang wanita. Kemudian, Kelompok Kreatif Acacia diberi modal oleh pihak TNGM untuk memproduksi ecoprint dan mereka berusaha untuk memutar keuntungan hingga menjadi usaha yang saat ini dikenal oleh masyarakat.